Wild Notebook

Lokasi: Beranda / Teknologi / Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Ngaku Emosi karena Mabuk

Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Ngaku Emosi karena Mabuk

Pelaku penembakan brutal yang melukai sekuriti dan seorang warga negara asing di bar kawasan wisata Canggu, Bali, berinisial HSH ditangkap. Pelaku mengaku emosi karena terpengaruh alkohol.

HSH tampak tertunduk saat digiring petugas menuju ruang penyidik Satreskrim Polres Badung sebelum kasusnya dirilis ke hadapan awak media, Senin sore . Pengusaha asal Jakarta berambut tipis tersebut mengenakan baju tahanan oranye.

Di hadapan penyidik, ia mengungkap latar belakang dirinya nekat meletuskan timah panas. Aksi itu ia lakukan di bar kawasan Jalan Pantai Berawa, Kuta Utara, Badung, Jumat .

"Motifnya tersangka dalam keadaan emosi dan dalam pengaruh alkohol. Terhadap tersangka juga sudah kita lakukan tes urine dengan hasil positif THC, MDMA, dan amfetamin," kata Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba dalam konferensi pers di Mapolres Badung, dilansir detikBali.

HSH terlibat cekcok dengan salah satu pengunjung di area sofa lokasi pertunjukan musik. Dalam kondisi mabuk berat, perselisihan verbal tersebut dengan cepat memanas hingga memicu perkelahian fisik di lokasi.

"Jadi, pada saat di TKP, tersangka ini terlibat cekcok dengan satu orang pengunjung. Kemudian saat cekcok, tersangka ini terpancing emosinya, tersulut, sehingga yang bersangkutan ini mengeluarkan senjata," ujar Kasat Reskrim Polres Badung, AKP Azarul Ahmad, menambahkan.

Baca selengkapnya di sini.

Artikel Terkait

  1. Jukir Queen City Semarang Viral Minta Bayaran Dua Kali, Dishub Buka Suara
  2. Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja
  3. Promo JSM Alfamart Hari Ini 18 Juli 2026, Minyak Goreng Turun Harga Mulai Rp 40.000-an
  4. Ampas Kopi Gayo "Disulap" jadi Kemasan Pangan Ramah Lingkungan
  5. BMKG Ungkap Penyebab Suhu Dingin di Bandung, Lembang Capai 13,4 Derajat Celcius
  6. Luis de la Fuente Meraba Duel Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
  7. Barang-barang yang Dibawa Polisi ke Gedung Bundar adalah Bukti Kasus Febrie
  8. Menyusuri Kampung Pecantilan di Ujung Cirebon, Minim Perhatian Pemprov Jabar hingga Diusulkan Gabung Jateng

Copyright © Wild Notebook · Wild Notebook · sitemap ·