Wild Notebook

Lokasi: Beranda / Bisnis / Nasib Pilu Roma, Orangtuanya Tewas Dalam Kecelakaan Sibolangit Saat Mau Antar Adik Kuliah

Nasib Pilu Roma, Orangtuanya Tewas Dalam Kecelakaan Sibolangit Saat Mau Antar Adik Kuliah

Suasana duka menerpa Roma Sitinjak. Wanita berusia 21 tahun ini amat terpukul. Ayah dan ibunya meninggal akibat kecelakaan beruntun di Kecamatan Sibolangit.

Tepat di depan ruang jenazah, Roma terduduk lesu ditemani keluarga dan kerabatnya. Mereka bersiap-siap untuk membawa jenazah ke rumah duka di Juma Gunung, Kabupaten Dairi.

Dia menuturkan, hari ini rombongan keluarganya beranjak dari kampung untuk mengantarkan adiknya Gabe Sitinjak (18) ke loket bus PT RAPI di Medan.

Rombongan itu ada ayahnya, Heppi Sitinjak (60) dan ibunya, Dinaria Manik (60). Dua adiknya, Five Sitinjak (11) dan Gabe. Satu abangnya, Rinto Sitinjak (23), dan sepupunya, Samsir Sitinjak (30).

"Adik kan baru keterima kuliah di Jambi.  Jadi rombongan lah keluarga mau antar adik ke loket Bus RAPI," kata anak keempat dari delapan bersaudara ini saat diwawancarai di RSUP Adam Malik.

Sekitar pukul 10.00 WIB tadi, Roma terkejut rupanya rombongan keluarganya mengalami kecelakaan beruntun dekat dari tempat kerjanya, di Hillpark Sibolangit.

"Saya kebetulan sengaja libur karena mau ikut antar adek. Posisi aku tadi di Kutalimbaru," ucapnya pilu dengan wajah yang pucat.

Kecelakaan maut itu membuat orangtua serta sepupunya Samsir meninggal dunia. Sedangkan dua adik dan satu abangnya masih dirawat intensif di RSUP Adam Malik.

"Kondisinya adikku yang Five belum sadarkan diri karena pendarahan di kepala. Kalau dua lagi sadarkan diri," sebutnya.

Roma sangat tak menyangka orangtuanya telah pergi. Padahal pagi sebelumnya, dia masih video call dengan Gabe. Dari situ, dia masih melihat wajah kedua orangtuanya.

"Kayaknya itu jam 9 aku telepon. Aku tanya kalian sudah dimana. Di jalan, katanya. Masih bercanda aku, jangan lah di jalan, di pinggir lah kalian. Masih ketawa bapak itu," ungkapnya.

Roma menuturkan, tadi tidak sempat ke lokasi kecelakaan melainkan langsung ke RSUP Adam Malik. Kini, dia bersama keluarga pun tengah menunggu untuk dapat membawa jenazah orangtuanya.

Artikel Terkait

  1. Kronologi Bentrokan Pemuda di Kebumen dan Kebakaran Gudang J&T
  2. Adidas Berjaya di Final Piala Dunia 2026, Saham Nike Makin Tertekan
  3. Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak, Sarwendah: Saya Bertekad Jaga Anak-anak
  4. 15.080 Pelari Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla di Riau Bhayangkara Run 2026
  5. Aparat Gabungan Sisir Titik Rawan Pascabentrokan Warga 2 Desa di Flores Timur
  6. Trump Sudah Tak Peduli Kesepakatan Damai dengan Iran
  7. Satgas PRR dan PNM Siapkan Skema Pembiayaan Usaha bagi Penyintas di Agam
  8. Benarkah "Remote Working" Bisa Kurangi Emisi Karbon?

Copyright © Wild Notebook · Wild Notebook · sitemap ·