Wild Notebook

Lokasi: Beranda / Hiburan / Keir Starmer Lengser, Andy Burnham Jadi PM Baru Inggris

Keir Starmer Lengser, Andy Burnham Jadi PM Baru Inggris

Andy Burnham akan resmi menjadi Perdana Menteri terbaru Inggris pada Senin , setelah Keir Starmer mengakhiri masa jabatannya usai mengundurkan diri. Burnham menjadi PM keenam yang menempati Downing Street, kantor PM Inggris, sejak tahun 2016.

Kepemimpinannya akan menghadapi berbagai tantangan yang mendesak, dengan waktu yang terbatas untuk menorehkan jejak kepemimpinan. Burnham, seperti dilansir AFP, Senin , akan mengambil alih kepemimpinan dari Starmer yang mengundurkan diri setelah hanya dua tahun menjabat.

Starmer mengumumkan mundur dari jabatan Ketua Partai Buruh dan PM Inggris pada akhir Juni menyusul serangkaian skandal, kesalahan langkah dan perubahan kebijakan yang merusak kepemimpinanya. Meski membawa Partai Buruh menang telak dalam pemilu 2024, dan mengakhiri dominasi Partai Konservatif selama 14 tahun, Starmer tergolong PM yang tidak populer.

Prosesi serah terima jabatan akan digelar pada Senin , yang diawali dengan kunjungan Starmer ke Istana Buckingham untuk secara resmi mengajukan pengunduran dirinya kepada Raja Charles III, sebelum menyampaikan pernyataan perpisahan singkat di depan Downing Street Nomor 10 -- kantor PM Inggris.

Burnham kemudian akan menuju ke Istana Buckingham, di mana dia akan diminta oleh Raja Charles III untuk membentuk pemerintahan berikutnya. Selanjutnya, Burnham akan menyampaikan pidato pertamanya sebagai PM Inggris di depan Downing Street Nomor 10.

Dia menyebut pidato pertamanya akan menjadi momen "refleksi dan tekad".

Dalam wawancara dengan surat kabar The Times yang diterbitkan pada Minggu malam, Burnham memaparkan ambisinya untuk melakukan perubahan. Dia juga mengatakan ingin mengakhiri satu dekade pergolakan politik di Inggris.

"Apa yang selama ini kita lakukan tidak membuahkan hasil. Begitulah pandangan saya," ujarnya.

"Saya akan mencoba melakukan berbagai hal dengan cara yang berbeda," cetus Burnham dalam wawancara tersebut.

Menurut timnya, Burnham dalam pidato pertamanya akan menyatakan kesadaran penuh akan perlunya iklim politik yang lebih stabil, dan akan memaparkan "prioritas untuk memulihkan kepercayaan terhadap pemerintah dan memberikan ruang bernapas lebih bagi Inggris" di tengah krisis biaya hidup.

Simak juga Video 'Trump Kritik Starmer soal Imigrasi-Energi Usai Mundur Jadi PM Inggris':

[Gambas:Video 20detik]

Artikel Terkait

  1. Fans Argentina Ngamuk Usai Kalah di Final Piala Dunia, Bentrok dengan Polisi
  2. Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran
  3. Dominik Szoboszlai Perpanjang Kontrak di Liverpool hingga 2031
  4. Taj Yasin Pastikan TMMD Jangkau Desa Terpencil-Buka Peluang Ekonomi
  5. Memanas, AS Bombardir Kota Pembangkit Nuklir Iran
  6. Bentrok Kelompok Bermotor dengan Warga di Makassar, Ratusan Orang Saling Serang, Motor Dibakar
  7. Baleg DPR Rampungkan Draf RUU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
  8. Jerman Waspadai Daftar Mati 13 Tokoh Dunia yang Dirilis Media Iran

Copyright © Wild Notebook · Wild Notebook · sitemap ·