Wild Notebook

Lokasi: Beranda / Kesehatan / Gempa M 4,8 Guncang Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 4,8 Guncang Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Hasil analisis mendalam terhadap mekanisme sumber (fault mechanism) menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan kombinasi geser dan naik (oblique thrust fault).

Meski titik guncangan berada di area perairan laut lepas, hasil pemodelan numerik yang dilakukan oleh BMKG menunjukkan secara meyakinkan bahwa gempa bumi tersebut tidak menunjukkan adanya potensi ancaman bencana tsunami.

Nihil Aktivitas Gempa Susulan

Hingga beberapa jam pasca-guncangan utama terjadi, laporan pemantauan mutakhir dari BMKG juga mencatat belum ada aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) yang mengiringi gempa Magnitudo 4,8 tersebut. Kondisi seismisitas di wilayah terdampak dilaporkan telah berangsur melandai.

Sementara itu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi segera melakukan pemantauan intensif di lapangan guna mendata kemungkinan adanya dampak kerusakan sarana maupun prasarana publik.

Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihak pemadam kebakaran maupun relawan penanggulangan bencana di lapangan belum menerima adanya laporan kerusakan yang dialami oleh masyarakat imbas dari gempa bumi tersebut.

“Berdasarkan hasil pantauan WhatsApp grup P2BK se-wilayah Kabupaten Sukabumi sampai dengan saat ini pukul 16.10 WIB, belum ada laporan terdampak dari gempa tersebut dan masih Amdali (aman terkendali),” kata Daeng dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Kompas.com pada Minggu (19/7/2026) sore.

Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Menyikapi kekhawatiran publik, Daeng juga meminta dengan sangat agar seluruh lapisan masyarakat di wilayah pesisir maupun perkotaan untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu kepanikan yang tidak bertanggung jawab atas kejadian gempa bumi ini.

Meski situasi terpantau aman, kewaspadaan mandiri harus tetap dijaga oleh warga setempat demi mengantisipasi segala kemungkinan di lapangan.

Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan bakal terus bersiaga secara penuh dan segera memberikan informasi pemutakhiran berkala kepada publik apabila di kemudian hari ditemukan adanya laporan kerusakan material bangunan akibat dampak gempa.

“Tetap tenang, dan hati-hati apabila ada gempa susulan. Kemudian apabila ada laporan terdampak akan disampaikan secara berkala,” kata Daeng memberikan imbauan kepada masyarakat.

Artikel Terkait

  1. SPP SMA/SMK Negeri Diusulkan Aktif Lagi di Jabar, Terapkan Skema Bertingkat, Ini Alasannya
  2. Dilaporkan 11 Juli, Admin TheKerupuk Jadi Tersangka Empat Hari Kemudian, LBH Soroti Prosesnya
  3. Kantor Hotman Paris di Kelapa Gading Digeruduk Massa Demo
  4. Air PAM di Jakbar Berpotensi Mati 5 Hari Mulai 17 Juli, 55.272 Pelanggan Terdampak
  5. Makin Tak Didukung Warga AS, Israel Gelontorkan Rp 897 M untuk Perbaiki Citra
  6. Update Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026: Spanyol Teratas, Norwegia Naik Paling Drastis
  7. Pelaku Bom Rakitan di Padang Belajar dari Internet, Polisi Tegaskan Bukan Jaringan Teror dan “Lone Wolf”
  8. Ruang Kelas SDN Tanggirejo Grobogan Ambrol, Siswa Belajar di Mushala dan Bergantian Ruang Kelas

Copyright © Wild Notebook · Wild Notebook · sitemap ·