Wild Notebook

Lokasi: Beranda / Olahraga / Rusia Terus Gempur Ukraina, 13 Orang Tewas-50 Luka

Rusia Terus Gempur Ukraina, 13 Orang Tewas-50 Luka

Perang Rusia dan Ukraina terus berlanjut. Serangan Rusia menewaskan 13 orang dan melukai sekitar 50 orang di Ukraina pada hari Rabu waktu setempat.

Lebih dari empat tahun setelah invasi Rusia ke Ukraina, serangan dari kedua belah pihak telah meningkat selama beberapa bulan terakhir, menyebabkan semakin banyak korban sipil.

Menurut PBB, Juni adalah bulan paling mematikan bagi warga sipil di Ukraina sejak April 2022.

Serangan pada Rabu siang hari tersebut menargetkan fasilitas industri dan medis di kota pelabuhan Laut Hitam, Odesa dan di kota Sumy, dekat perbatasan dengan Rusia.

"Musuh meluncurkan enam bom udara berpemandu," kata gubernur wilayah Sumy, Oleg Grygorov. "Tiga orang tewas dan 17 lainnya terluka," imbuhnya, dilansir kantor berita AFP, Kamis .

"Di antara yang tewas terdapat seorang wanita dan seorang pria," tambahnya. "Satu orang lainnya mengalami luka yang sangat parah, sehingga saat ini tidak mungkin untuk menentukan jenis kelaminnya," tuturnya.

Odesa telah mengalami serangan drone dan rudal Rusia yang menargetkan pelabuhan dan infrastruktur sipilnya selama beberapa hari terakhir.

"Serangan gabungan rudal dan drone besar-besaran di wilayah Odesa telah berlangsung selama lima hari berturut-turut," kata gubernur Oleg Kiper.

Tiga orang tewas, dan setidaknya delapan lainnya terluka, tambahnya.

Otoritas Ukraina dan layanan penyelamatan melaporkan satu kematian lagi di wilayah Mykolaiv, Ukraina selatan dan tiga kematian di Ukraina timur -- satu di Kryvyi Rih dan dua di Donetsk, yang hampir seluruhnya diduduki oleh pasukan Rusia.

Sementara di wilayah Zaporizhzhia, Ukraina selatan, serangan Rusia menewaskan tiga orang dan melukai 15 orang, kata layanan penyelamatan di Telegram.

Dalam beberapa bulan terakhir, Rusia telah mengintensifkan gempuran terhadap daerah-daerah perkotaan Ukraina.

Lihst juga Video: Rusia Gempur Kyiv Malam-malam, 7 Orang Tewas

[Gambas:Video 20detik]

Artikel Terkait

  1. Pramono Perintahkan Sopir Truk Molen yang Nyangkut di Jembatan Matraman Ditindak Tegas
  2. Deretan Aksi Rasisme di Piala Dunia 2026, Suporter hingga Pemain Jadi Korban
  3. Kampus Klarifikasi soal Rachmi yang Temui Dedi Mulyadi di Padang, Sebut Terkendala Akademik
  4. Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.000 Triliun, Ekonom: Kenaikan Tak Selalu Berarti Makin Boros
  5. Faiq Pedagang Kambing Viral Mirip Yesus di Kota Batu Banjir Tawaran Endorse
  6. Lebih dari 80.000 Transmigran Belum Kantongi Sertifikat Tanah
  7. Istri Mantan PM Najib Razak Gugat Komedian Malaysia Atas Pencemaran Nama Baik
  8. Komisi III DPR Usul Kejagung Bentuk Tim Independen Usut Kasus yang Jerat Febrie

Copyright © Wild Notebook · Wild Notebook · sitemap ·