Wild Notebook

Lokasi: Beranda / Bisnis / Waketum Golkar Wihaji Terpilih Aklamasi Jadi Ketum MKGR

Waketum Golkar Wihaji Terpilih Aklamasi Jadi Ketum MKGR

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Wihaji, resmi terpilih sebagai Ketua Umum DPP Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong periode 2026-2030. Wihaji terpilih secara aklamasi sebagai calon tunggal dalam Musyawarah Besar Luar Biasa Ormas MKGR.

Acara pemilihan Ketum MKGR ini terlaksana di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu . Wihaji resmi menggantikan Adies Kadir yang mengundurkan diri setelah menjabat hakim Mahkamah Konstitusi .

Sidang Mubeslub Ormas MKGR dihadiri kader dan pengurus DPD Ormas MKGR seluruh Indonesia. Para pimpinan DPD Ormas MKGR seluruh Indonesia dalam pandangan umumnya menyampaikan dukungan bulat kepada Wihaji untuk melanjutkan kepemimpinan Ormas MKGR masa bakti 2025-2030.

Ketua DPD Ormas MKGR Provinsi Riau, Nasarudin, yang juga juru bicara DPD Ormas MKGR seluruh Indonesia, mengatakan mendukung Wihaji. Pihaknya juga sepakat dengan semua keputusan yang dihasilkan Mubeslub.

Panitia verifikasi pendaftaran bakal calon memverifikasi jika hanya ada satu calon yang mendaftar. Pihak tersebut, yakni Wihaji yang didukung 35 DPD Ormas MKGR seluruh Indonesia.

Setelah itu, Ketua Sidang Mubeslub, Amin Ngabalin didampingi Sekretaris Bambang Hermanto mengetuk palu sidang sebagai tanda sahnya keputusan. Prosesi penyerahan Pataka Ormas MKGR dari pimpinan sidang kepada Wihaji pun dilakukan.

Dalam sambutannya, Wihaji menyampaikan terima kasih atas kepercayaan tersebut. Wihaji berkomitmen untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta memperluas kaderisasi di seluruh tingkatan Ormas MKGR.

"Golkar adalah kapal besar, Ormas MKGR adalah salah satu sekocinya. Mari kita bersama memperkuat sinergitas Ormas MKGR dengan Partai Golkar dalam merumuskan gagasan kebangsaan serta menghadirkan pengabdian dan kerja nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," imbuhnya.

Tonton juga Video Mendukbangga Wihaji Raih Anugerah Ekonomi Kerakyatan 2025

[Gambas:Video 20detik]

Artikel Terkait

  1. Usia Produktif Dominasi Kasus HIV di Sidoarjo, Dinkes Catat 3.767 ODHIV Berusia 25-40 Tahun
  2. Pigai Usul RUU Masyarakat Adat Tidak Dibenturkan dengan UU Kehutanan
  3. Kasus WNI Kabur saat Tur di Korsel Bukan yang Pertama, Pernah Terjadi di AS dan Jepang
  4. Tak Ada Ampun, Trump Akan Terus Serang Iran sampai Merasa Cukup
  5. MPLS Berakhir, 1.480 Siswa di Bali Masih Belum Mendapatkan SMA/SMK
  6. Garda Prabowo: Tiyo Ardianto Cerdas tapi Salah Teman
  7. DPRD Jabar Usukan Reaktivasi SPP SMA/SMK Negeri, Dedi Mulyadi Ingatkan Potensi Polemik
  8. Pertalite Eceran di Medan Tembus Rp 25.000 per Botol, Ini Kata Pertamina

Copyright © Wild Notebook · Wild Notebook · sitemap ·