Wild Notebook

Lokasi: Beranda / Pendidikan / Viral Pejabat Main Game saat Rapat Paripurna DPRD Madiun Ternyata Camat

Viral Pejabat Main Game saat Rapat Paripurna DPRD Madiun Ternyata Camat

Viral di media sosial menampilkan seorang diduga pejabat asyik bermain game saat sidang paripurna DPRD Kabupaten Madiun. Pejabat tersebut ternyata Camat Madiun.

Dalam video berdurasi 18 detik yang beredar, tampak seorang pria mengenakan jas dan peci berwarna hitam sedang fokus menatap layar ponselnya. Layar gawai tersebut menampilkan visual permainan game online.

Pria itu terlihat sangat serius memainkan ponselnya, meskipun suasana rapat paripurna terdengar sedang berlangsung dengan khidmat.Aksi pejabat itu pun banyak mendapat kecaman dari warganet.

Sosok pria yang asyik main game di ponsel saat sedang rapat paripurna itu adalah Camat Madiun Muskin Harjoko. Ia mengaku kaget atas kelakuan Camat Madiun yang bermain game saat sedang sidang paripurna.

"Itu bukan anggota Dewan. Itu camat. Kami semua juga kaget lihat video yang viral itu," ujar anggota DPRD Kabupaten Madiun Purwadi dilansir detikJatim, Sabtu .

Hal senada disebutkan oleh Anang Sujatno, anggota DPRD Madiun. Dia juga melontarkan bantahan yang sama. Anang memastikan bahwa pria yang terekam kamera sedang main game itu adalah Camat Madiun.

"Bukan. Bukan anggota DPRD itu, tapi Camat Madiun," tandas Anang.

Baca selengkapnya di sini.

[Gambas:Video 20detik]

Artikel Terkait

  1. Polisi Tangkap Remaja di Jaksel yang Lecehkan 3 Anak, Modus Ajak Main Gim
  2. Ada yang Bela Spanyol, Ada yang Dukung Messi, Ada Pula yang Cuma Mau Nonton Konser
  3. Ada yang Bela Spanyol, Ada yang Dukung Messi, Ada Pula yang Cuma Mau Nonton Konser
  4. Sekali Dayung, Tiga Kasus Korupsi Terlampaui
  5. 43 PKL di Jaktim Jalani Sidang Tipiring Usai Berjualan di Trotoar dan Bahu Jalan
  6. KPK Akan Panggil Suami Bupati Sukoharjo Buntut Dugaan 'Tradisi' Peras Pegawai
  7. Indonesia Masuk Daftar 42 Negara Visa Turis Termahal untuk Warga Uni Eropa
  8. Pendapatan Mitra Pengemudi Maxim Naik Hampir 5 Persen usai Komisi 8 Persen Diterapkan

Copyright © Wild Notebook · Wild Notebook · sitemap ·