Wild Notebook

Lokasi: Beranda / Kesehatan / Peringatan Hari Anak Nasional, Pramono Pesan Anak Harus Punya Waktu Bermain

Peringatan Hari Anak Nasional, Pramono Pesan Anak Harus Punya Waktu Bermain

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berpesan anak-anak tidak dibebani terlalu banyak tugas sehingga tetap memiliki waktu untuk bermain. Menurutnya, bermain merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang anak.

Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Senin . Dalam acara tersebut, Pramono sempat mengajak sejumlah anak naik ke atas panggung untuk bernyanyi dan berdialog.

"Saya sengaja mengundang anak untuk menyanyi, karena apa pun, menjadi anak itu jangan tugasnya terlalu banyak. Harus punya ruang juga untuk bermain, punya ruang juga untuk mengekspresikan apa yang menjadi keinginannya," kata Pramono.

Pramono mengaku senang melihat antusiasme anak-anak yang hadir dalam acara tersebut. Menurutnya, mereka tampil percaya diri dan penuh semangat saat bernyanyi maupun menjawab pertanyaan.

"Dan tadi saya lihat anak-anak ini, Kak Seto, luar biasa," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga berjanji Pemprov DKI Jakarta akan mempertahankan predikat sebagai kota ramah anak. Menurutnya, sejak 2022, Jakarta terus mendapat predikat sebagai provinsi ramah anak dan hal itu harus terus dijaga.

"Pemerintah DKI Jakarta dalam hal ini, terus terang aja, sejak tahun 2022 dianggap sebagai provinsi yang ramah terhadap anak. Dan ini yang harus kita pertahankan, kita jaga bersama-sama," ucapnya.

Pramono mengatakan salah satu bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap pemenuhan hak anak dilakukan melalui sektor pendidikan. Saat ini, kata dia, lebih dari 707 ribu siswa menerima bantuan Kartu Jakarta Pintar .

Selain itu, sekitar 15.900 mahasiswa menerima bantuan melalui program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul . Pemprov DKI Jakarta juga melanjutkan program pemutihan ijazah bagi siswa yang ijazahnya masih tertahan di sekolah.

"Kalian yang tinggal di Jakarta, karena sebagai kota yang ramah anak, gunakanlah kesempatan untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Kalau ingin melanjutkan pendidikan sampai setinggi-tingginya, Pemerintah DKI Jakarta membuka ruang untuk memberikan bantuan bagi anak-anak kita semuanya," imbuhnya.

Lihat juga Video: Pramono Undang Anak Kurang Mampu ke Balai Kota di Hari Anak Nasional

[Gambas:Video 20detik]

Artikel Terkait

  1. Dilaporkan 11 Juli, Admin TheKerupuk Jadi Tersangka Empat Hari Kemudian, LBH Soroti Prosesnya
  2. Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil di Medan Dibongkar, Otak Pelakunya Ternyata Penjaga Kos Korban
  3. Houthi Umumkan Blokade Laut untuk Arab Saudi: Mata Dibayar Mata
  4. Prabowo Persilakan Kaji Pelibatan Kantin Sekolah untuk MBG
  5. Harta Benda Ludes dalam Kebakaran Bekasi, "Saya Hanya Sempat Selamatkan Anak-anak..."
  6. 20 Tahun ke Depan, Laut Indonesia Terancam Kian Tercemar
  7. Ayah Tiri di Sampang Perkosa Anak, Korban Diselamatkan Paman dan Bibi setelah Dituduh Bohong oleh Ibunya
  8. Viral Kolesom Jumbo di Jaksel yang Menurut LPPOM Haram, Ini Alasannya

Copyright © Wild Notebook · Wild Notebook · sitemap ·